• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
Sudut Lima Puluh Kota
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
Sudut Lima Puluh Kota
No Result
View All Result
Home Wisata

Begini Nasib Nagari Penerima Penghargaan Terbaik Nasional Regional 1 Tahun 2019 lalu

Redaksi by Redaksi
24 Desember 2021
in Wisata
0 0
0
Begini Nasib Nagari Penerima Penghargaan Terbaik Nasional Regional 1 Tahun 2019 lalu
0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com – Begini nasib Nagari Taram yang pernah menerima penghargaan (Award) tahun 2019 lalu sebagai Nagari Terbaik Nasional Regional I, ternyata tidak membuat nagari yang berada di Kecamatan Harau tersebut didukung oleh infrastruktur layak. Penghargaan Award Nagari terbaik tahun lalu tersebut, kiranya cuma sebatas pemanis isapan jempol.

 

Saat ini, hampir seluruh badan jalan nagari penyangga Ibu Kota Kabupaten (IKK) itu, mengalami kerusakan parah. Kondisi tersebut dinilai sangat ironi, mengingat Nagari Taram yang memiliki penduduk sekitar 8.500 jiwa, juga merupakan nagari penyangga pariwisata Kabupaten Limapuluh Kota.

 

Nagari Taram memiliki salah satu destinasi wisata unggulan Luak Nan Bungsu yakni Kapalo Banda. “Lihat saja saat ini, lebih dari 90 persen infrastuktur jalan di nagari kami rusak parah alias sudah tidak layak. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang, lebih parah lagi,” kata D. Dt Marajo Nan Batuah, tokoh masyarakat Nagari Taram ditemui wartawan, Kamis (23/12).

 

Pria yang merupakan Ketua Kerapatan Adat (KAN) nagari setempat menyebut, kini bahkan sudah mulai timbul guyonan di tengah masyarakat perihal Nagari Taram sebagai nagari dengan jalan buruk. Karena, apabila sudah menemukan jalan rusak, katanya, itu berarti kita sudah berada di Nagari Taram.

 

Kendati kondisi jalan sudah tidak memadai, kendaraan bertonase berat masih terus beraktifitas melewati jalan sempit dan berlobang itu. Apalagi setiap hari libur di akhir pekan, seperti Sabtu-Minggu, pengunjung ramai berkunjung ke Kapalo Banda memakai mobil bus pariwisata.

 

Pantauan di lokasi, kondisi ruas jalan penghubung dari Payobasuang menuju Kapalo Banda, mengalami kerusakan parah sepanjang 3 kilometer. Ada belasan titik jalan kabupaten di nagari tersebut mengalami kerusakan parah. Seperti di Jorong Subarang, ruas jalan ke Surau Tuo, sampai akses menuju Kapalo Banda.

 

Termasuk jalan dari batas Nagari Bukik Limbuku, yang merupakan akses utama bagi pengunjung wisata yang datang dari arah perempatan Tanjung Pati, Harau. Mengingat akses tersebut jaraknya paling dekat terutama bagi pengunjung wisata dari kawasan Riau.

 

“Kita berharap sekali, pemerintah daerah dapat memberi perhatian bagi kondisi jalan dan infrastuktur kami. Kalau tidak bisa dilakukan pengaspalan, minimal jalan yang berlobang ini bisa ditambal (pemeliharaan),” ulasnya.

 

Keluhan masyarakat tersebut turut dibenarkan Kepala Jorong Tanjuang Ateh, Edison dan Jorong Subarang, Bambang Zulwadi. Menurutnya, musim hujan sejak beberapa hari lalu kondisi jalan di Nagari Taram yang berlobang dipenuhi air hujan, sehingga tak ubah seperti kolam ikan. Dirinya belakangan ini mengaku banyak menerima keluhan masyarakat, terutama perihal kondisi akses jalan.

 

Wali Nagari Taram, Defrianto Ifkar, mengaku dirinya sudah melakukan upaya membenahi infrastuktur di wilayah nagarinya. Dia menyebut, ruas jalan Taram merupakan akses jalan kabupaten, maka pemnag selalu memasukkan rencana pembangunan jalan sebagai usulan prioritas di setiap Musrenbang tingkat nagari hingga kecamatan.

 

“Akses jalan ini tidak hanya sebagai pendukung pariwisata menuju Kapalo Banda, tapi juga sarana penyangga ekonomi masyarakat kami. Kita selalu memasukkan pembangunan jalan ini dalam usulan skala priorotas, tapi sampai tahun ini tak kunjung terealisasi,” sebut Defrianto ditemui dikantornya, Rabu (22/11) kemarin.

 

Pemnag Taram, katanya, selama ini sudah sangat serius membangun salah satu destinasi wisata, Kapalo Banda. Ini dibuktikan angka kunjungan wisata hingga mencapai 10.000 orang perbulan. Dia berharap pemerintah daerah dapat menganggarkan pembangunan akses jalan Nagari Taram pada APBD Limapuluh Kota tahun 2022.

 

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Rizki Kurniawan Nakasri, yang datang berkunjung ke Taram bersama awak media beberapa waktu lalu mengakui, jika kondisi badan jalan menuju objek wisata Kapalo Banda, memang membutuh perbaikan dan pelebaran.

 

“Objek wisata Kapalo Banda Taram ini punya prospek bagus untuk dikembangkan. Untuk kemajuan objek wisata Kapalo Banda, memang dibutuhkan perhatian dari Pemkab untuk pembenahannya termasuk pembenahan jalan, yang saat ini menjadi keluhan masyarakat,” tutur wabup RKN sebagaimana dikutip dari Dekadepos.com (*)

Jumlah Pengunjung: 624
Tags: harauharau valleykapalo bandakapalo banda taramlembah harausudutlimapuluhkotataram
Previous Post

Sumbar Future Leader Ajudan Wagub Sumbar – Ado Putri Adela

Next Post

Pengurus Ikatan Mahasiswa Minang – Riau Bersatu Periode 2021 – 2023 Resmi Dilantik

Next Post
Pengurus Ikatan Mahasiswa Minang – Riau Bersatu Periode 2021 – 2023 Resmi Dilantik

Pengurus Ikatan Mahasiswa Minang - Riau Bersatu Periode 2021 - 2023 Resmi Dilantik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Wabup Ahlul Badrito Resha Hadiri Diklatsar KSR PMI Lima Puluh Kota, 26 Peserta Ikuti Pembinaan Relawan
  • Bupati Lima Puluh Kota Lepas Ratusan Calon Jemaah Haji, Berangkat dalam Dua Kloter
  • Pemkab Lima Puluh Kota Canangkan Desa Cantik 2026, Perkuat Tata Kelola Data Nagari
  • Muker DPP Assalam Sumbar Rumuskan Strategi Dakwah dan Sosial untuk Cetak Pemuda Islami Berdaya Saing
  • BPBD Payakumbuh Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat

Recent Comments

  1. Ayendra Asmuti mengenai Bupati Lima Puluh Kota Klarifikasi Video Viral Mirip Dirinya, Tegaskan Jadi Korban Pemerasan
  2. SILVIYA mengenai Galodo dan Tanah Longsor Landa Nagari Baruah Gunuang, Puluhan Rumah, Jalan Hingga Sawah Warga Terdampak
  3. sudutgurun tikotok mengenai Opini: Belajar Bertanggung Jawab: Mengubah Hidup dari Cara Pandang
  4. Azzahra mengenai WaWaKo Payakumbuh Lepas Enam Atlet Sepatu Roda ke Ajang Internasional VERKA CUP 2025
  5. Chairul mustafa mengenai Sejarah Singkat Nagari Koto Alam
  • Nagari Baruah Gunuang, Kec.Bukik Barisan, Kab 50 Kota, Sumatera Barat 26257
  • 0858-3515-5158
  • sudutlimapuluhkota@gmail.com

Ikuti Kami

  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota

Kunjungi Kami

Statistik Pengunjung

© 2024 Official Website Sudut Lima Puluh Kota – Supported by Malakatech.com.All rights reserved