Cuaca Sumatera

Diperbarui 11.43 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
27°
🌦 Hujan lokal sedang
Padang
26°
🌦 Gerimis
Pekanbaru
24°
🌦 Hujan lokal
Palembang
27°
🌤 Berawan sebagian
Banda Aceh
27°
🌤 Cerah berawan
Batam
28°
🌤 Cerah berawan
Bandar Lampung
28°
☀️ Cerah
Kota Payakumbuh

Kelurahan Sapaku Masuk Tiga Besar Nasional, Tim Penilai Kemendagri Lakukan Verifikasi Faktual

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com – Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang (Sapaku), Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh, berhasil masuk nominasi tiga besar Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional Regional I Sumatera Tahun 2026.

Untuk memastikan kesesuaian dokumen administrasi dengan kondisi di lapangan, Tim Penilai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan verifikasi faktual di kelurahan tersebut, pada Kamis (05/11/2026). Kedatangan tim disambut langsung oleh Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta.

Capaian Kelurahan Sapaku tersebut sekaligus mempertahankan posisi Kota Payakumbuh sebagai wakil Provinsi Sumatera Barat dalam ajang Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional selama empat tahun berturut-turut.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Zulmaeta mempersilakan tim penilai untuk melihat dan memeriksa secara langsung berbagai program serta inovasi yang telah dijalankan Kelurahan Sapaku.

Ia menjelaskan, sejumlah inovasi unggulan, seperti SAPAKU KECE, SAKU TABA, WARBIASA, hingga Unit Pengelolaan Sampah Terpadu (UPPO PCI), merupakan hasil kolaborasi yang memberikan dampak terhadap penanganan stunting, penguatan ketahanan pangan, dan pengendalian inflasi.

“Kami tidak ingin menampilkan apa yang tidak ada. Silakan Bapak dan Ibu bertanya, melihat, dan memeriksa langsung. Kami percaya apa yang dipaparkan Kelurahan Sapaku merupakan hasil kerja nyata yang dapat dibuktikan di lapangan dan dirasakan masyarakat,” ujar Wali Kota Zulmaeta.

Menurutnya, berbagai capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan perangkat daerah, lembaga kemasyarakatan, dunia usaha, serta partisipasi aktif masyarakat.

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, lanjut Wali Kota Zulmaeta, berkomitmen terus memberikan pembinaan dan memperkuat pelayanan dasar di tingkat kelurahan. Ia berharap Kelurahan Sapaku dapat meraih hasil terbaik dalam penilaian tingkat nasional tahun ini.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Kemendagri, Ayu Firman, menjelaskan bahwa verifikasi lapangan merupakan tahapan penting untuk memastikan kesesuaian antara dokumen administrasi dan presentasi yang telah disampaikan dengan kondisi sebenarnya di masyarakat.

“Kami datang bukan untuk melakukan penilaian ulang, tetapi mengonfirmasi dan memvalidasi kesesuaian antara dokumen maupun presentasi yang telah disampaikan dengan fakta di lapangan,” katanya.

Ayu juga mengapresiasi berbagai praktik baik yang dikembangkan Kelurahan Sapaku, terutama dalam pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sampah, serta pelestarian budaya lokal.

Salah satu inovasi yang menjadi perhatian tim penilai adalah SAKU TABA (Sawah Padang Aua Kuniang Tujuan Wisata Budaya dan Adat), yang dinilai mampu memadukan pembangunan wilayah dengan pelestarian adat dan budaya Minangkabau.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Mahdinur. Ia menilai kepemimpinan lurah serta keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi di Kelurahan Sapaku.

Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah pengelolaan limbah rumah tangga yang dikembangkan menjadi kegiatan produktif dan berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Harapan kita Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang bisa menjadi contoh bagi kelurahan lain dalam mengembangkan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat,” ungkap Mahdinur.

Verifikasi lapangan oleh tim penilai dijadwalkan berlangsung hingga 9 November 2026. Selanjutnya, penetapan juara Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional Regional I Sumatera akan dilakukan melalui rapat pleno pada 10 November 2026.

Rangkaian kunjungan tim penilai di Kota Payakumbuh ditutup dengan prosesi makan bajamba bersama niniak mamak dan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan adat dan budaya Minangkabau. (ABD/MediaCenter)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *