Menyalurkan bantuan berupa 50 tabung oksigen, 11.000 masker N95, 1.200 masker nebulizer, serta logistik kesehatan kepada Dinas Kesehatan Kota Palembang. Selain itu, bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD), paket makanan, dan ratusan nozzle tancap tanah juga disalurkan kepada BPBD Kota Palangka Raya dan Rumah Zakat guna mendukung petugas dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Palembang, http://sudutlimapuluhkota.com – ParagonCorp melalui dua brand-nya, Wardah dan Kahf, menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Melalui Wardah, ParagonCorp menyalurkan bantuan kesehatan kepada Dinas Kesehatan Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, pada Sabtu (31/10/2026). Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung penanganan peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap karhutla.
Bantuan yang diserahkan meliputi 50 tabung oksigen berkapasitas 1 meter kubik, 11.000 masker N95, 1.200 masker nebulizer, serta sejumlah kebutuhan logistik pendukung lainnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palembang, tercatat 17.434 kasus ISPA sepanjang September 2026 atau meningkat 16 persen dibandingkan Agustus. Sementara itu, selama Oktober, rata-rata lebih dari 600 kasus baru dilaporkan setiap hari.
Baca Juga : ParagonCorp Hadirkan Paradaya Movement 3.0, Buka Peluang Kerja dan Usaha Mandiri
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Regional Segment Business Lead Sumatera ParagonCorp, Rachma Hidayati, kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. Hj. Fenty Aprina, M.Kes., Sp.KKLP., di Puskesmas Sukarami.
Sementara itu, melalui brand Kahf, ParagonCorp menghadirkan program Langkah Berdampak sebagai bentuk dukungan terhadap petugas pemadam kebakaran (damkar) dan keluarga yang terdampak karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Selatan.
Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya dan Rumah Zakat, Kahf menyalurkan paket Alat Pelindung Diri (APD), makanan, serta ratusan nozzle tancap tanah untuk membantu petugas memadamkan api di lahan gambut.
Peralatan APD yang diberikan antara lain helm pemadam, sepatu boots, sarung tangan, kacamata pelindung, masker respirator, dan pakaian pemadam. Sementara itu, nozzle tancap tanah digunakan untuk menjangkau bara api yang masih tersimpan di bawah permukaan lahan gambut sehingga dapat membantu mencegah munculnya kembali titik api.
Selain mendukung petugas di lapangan, Kahf juga memberikan bantuan kepada keluarga almarhum Nurdin, petugas pemadam kebakaran (damkar) yang gugur saat menjalankan tugas di Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan.
Bantuan tersebut berupa dukungan pendidikan bagi ketiga anak almarhum, sembako, serta bantuan ekonomi untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan.
Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, menyampaikan bahwa rangkaian bantuan tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan petugas di lapangan, mulai dari perlindungan kesehatan, keselamatan petugas, hingga keberlanjutan pendidikan keluarga korban karhutla.
Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan sejumlah mitra, ParagonCorp berharap bantuan yang disalurkan melalui Wardah dan Kahf dapat memperkuat upaya penanganan karhutla sekaligus meringankan beban masyarakat terdampak.
ParagonCorp juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya selama masa tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan setelah bencana. (TIM)

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.