Cuaca Sumatera

Diperbarui 15.51 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
26°
🌤 Cerah berawan
Padang
26°
🌤 Berawan sebagian
Pekanbaru
27°
🌤 Berawan sebagian
Palembang
28°
🌤 Berawan sebagian
Banda Aceh
26°
🌤 Berawan sebagian
Batam
27°
⛅ Berawan
Bandar Lampung
26°
🌤 Cerah berawan
Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Alsintan dan Infrastruktur Pertanian

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyalurkan bantuan sektor pertanian senilai total Rp12,9 miliar untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, peternak, serta pelaku usaha perikanan.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Rida Ananda dalam puncak peringatan Hari Tani Nasional, Hari Ayam dan Telur, Hari Ikan Nasional, serta Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) di Terminal Agribisnis Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, pada Rabu (14/10/2026).

Rida Ananda mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan konkret pemerintah untuk meningkatkan produksi, kualitas, serta nilai tambah hasil pertanian, peternakan, dan perikanan di Kota Payakumbuh.

“Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan dari APBN tersebut. Kita berharap kesejahteraan petani juga meningkat,” ujar Rida Ananda.

Ia menjelaskan, bantuan senilai Rp12,9 miliar tersebut bersumber dari sejumlah program pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov), dan Pemerintah Kota (Pemko) yang menyasar berbagai kelompok penerima.

Dukungan dari Satuan Kerja (Satker) 013 Ditjen LIP diberikan kepada 81 kelompok tani. Bantuan tersebut dialokasikan untuk pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), optimalisasi lahan nonrawa, irigasi perpompaan (Irpom), IRPA, serta pembangunan dam parit.

Selanjutnya, bantuan dari Satker 08 Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) disalurkan kepada 12 kelompok tani, satu gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan empat Brigade Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

Bantuan tersebut berupa mesin perontok padi (power thresher), traktor roda empat, traktor roda dua, serta pompa air berkapasitas tiga inci.

Dukungan lainnya berasal dari BLIP Medan yang menyasar 110 kelompok. Program tersebut mencakup pengembangan komoditas jagung, pisang, dan bawang, inovasi Granila Jarwo, penanggulangan bencana HM, serta pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) dan kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklahsar).

Sementara itu, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh, bantuan diberikan kepada empat kelompok tani untuk mendukung pembangunan Jalan Usaha Tani, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, serta pengadaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

Dukungan juga berasal dari APBD Provinsi Sumatera Barat berupa bantuan cultivator dan traktor roda dua yang diserahkan kepada empat kelompok tani.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai, peringatan lintas sektor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pertanian, ketahanan pangan, pemenuhan gizi, dan kesehatan lingkungan.

Menurutnya, pembangunan pertanian perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga pada kesejahteraan petani, regenerasi pelaku usaha pertanian, serta pemanfaatan teknologi.

“Pembangunan sektor pertanian tidak hanya soal produksi, tetapi juga kesejahteraan petani, regenerasi, dan penggunaan teknologi. Diperlukan pula kemitraan antara pemerintah, pengusaha, dan petani dalam pengembangan ekonomi pertanian,” kata Wirman.

Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Nila Misna menjelaskan, rangkaian puncak peringatan Hari Tani Nasional, Hari Ayam dan Telur, Hari Ikan Nasional, serta Hari Rabies Sedunia berlangsung selama dua hari, yakni 14–15 Oktober 2026.

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dalam mendukung sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan, konsumsi pangan bergizi, serta pencegahan dan pengendalian penyakit hewan menular.

Kegiatan itu diikuti petani, peternak, pembudidaya ikan, penyuluh, petugas kesehatan hewan, dan pelaku usaha. Berbagai agenda turut digelar, di antaranya dialog pertanian, bazar hasil pertanian, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan rabies, serta lomba senam gemar ikan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh berharap dukungan lintas sektor dapat memperkuat pembangunan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ABD/MediaCenter)

Berita Selanjutnya Kontingen Payakumbuh Raih Emas Sepak Bola Porprov XVI Sumbar 2026
›

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *