Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com — Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha membuka kegiatan Sosialisasi Nagari Creative Hub (NCH), sebuah program inovasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat yang bertujuan mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan digitalisasi UMKM di tingkat nagari, pada Jumat (26/06/2026) di Aula Kantor Bupati Lima Puluh Kota.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Kerja Sama Pembangunan dan Kawasan Perdesaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sumatera Barat, Vera Irawati, S.T., M.M., Asisten Setdakab Lima Puluh Kota, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Nagari (DPMDN) Kabupaten Lima Puluh Kota, kepala perangkat daerah, serta perwakilan nagari dan instansi terkait.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha menyambut baik pelaksanaan sosialisasi NCH karena dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun pusat inovasi, kolaborasi, dan pengembangan usaha kreatif masyarakat di tingkat nagari.
Menurutnya, Nagari Creative Hub merupakan program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan potensi lokal, memperkuat digitalisasi, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di nagari.
“Nagari Creative Hub bukan sekadar kegiatan seremonial maupun administrasi kelembagaan, tetapi merupakan ruang kolaborasi pembangunan masyarakat untuk memperkuat kreativitas, inovasi, digitalisasi, dan potensi lokal,” ujar Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha.
Ia berharap penerapan NCH di Nagari Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang, Kecamatan Luak, dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sementara itu, Vera Irawati menjelaskan bahwa Nagari Creative Hub bukan hanya menjadi program Dinas PMD, melainkan merupakan program bersama pemerintah daerah yang melibatkan lintas sektor, perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan.
“NCH bertujuan membangun ekosistem ekonomi kreatif di tingkat nagari melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan usaha, pengembangan inovasi, serta memperluas akses pasar bagi produk unggulan daerah,” jelasnya.
Melalui program ini, Pemerintah berharap nagari dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang mampu mengoptimalkan potensi lokal dan meningkatkan daya saing masyarakat. (ABD/Kominfo)
